Penyimpangan Sosial Dalam Bidang Hukum


loading...


Pengertian hukum menurut para ahli

...keseluruhan syarat-syarat yang dengan ini kehendak dari orang yang satu dapat menyesuaikan dengan kehendak bebas dari orang lain memenuhi peraturan hukum tentang Kemerdekaan. 8. Van Kant, hukum adalah serumpun peraturan-peraturan yang bersifat memaksa yang diadakan untuk mengatur melindungi kepentingan orang dalam masyarakat. 9. Van Apeldoorn, hukum adalah gejala sosial...

Artikel Globalisasi dan Modernisasi

...ruang, waktu dan kelompok sosialnya lebih luas. Sehingga dapat menarik kesimpulan pengertian modenisasi ialah suatu proses kehidupan masyarakat yang bergerak dari pra moden menuju modern dalam berbagai bidang kehidupan diantaranya meningkatnya taraf kehidupan masyarakat secara menyeluruh. Sedangkan pengertian globalisasi adalah penyebaran unsur-unsur baru khususnya informasi mendunia secara media cetak...

Hubungan Sosialisasi Dengan Kepribadian

...dalam masyarakat tempat tinggalnya sehingga akan membentuk kepribadiannya. d. Vander Zande Sosialisasi adalah proses interaksi sosial dimana kita mengenal cara-cara berpikir, berperasaan dan berperilaku sehingga dapat berperan serta secara efektif dalam masyarakat e. David A Goslin Sosialisasi adalah proses belajar yang dialami seseorang untuk memperoleh pengetahuan, keterampilan, nilai-nilai dan...

Artikel Penyimpangan Sosial

...Artikel Penyimpangan Sosial dan gambarnya – contoh penyimpangan sosial dan makalah penyimpangan sosial Pengertian Penyimpangan Sosial menurut para ahli 1. Menurut Robert M. Z. Lawang penyimpangan perilaku adalah semua tindakan yang menyimpang dari norma yang berlaku dalam sistem sosial dan menimbulkan usaha dari mereka yang berwenang dalam sitem itu...

Pengaruh Globalisasi Terhadap Pendidikan

...menunjukkan kalau rakyat mempunyai kedudukan yang sama untuk dan di dalam memperoleh pendidikan yang tepat yang bisa membebaskannya dari kebodohan atau bisa mengantarkannya menjadi manusia-manusia berguna. Kata “setiap” dalam konstitusi tersebut artinya setiap orang, tanpa membedakan gender, strata sosial, etnis, golongan, agama dan status apapun berhak untuk memperoleh perlindungan...

Klasifikasi Pranata Sosial

...Klasifikasi Pranata Sosial – Berikut ini adalah beberapa Klasifikasi Pranata Sosial Menurut Koentjarainingrat, dalam kehidupan masyarakat, banyak sekali terdapat pranata sosial. Penganekaragaman pranata-pranata sosial tersebut berbeda-beda antara orang satu dengan yang Iainnya. Menurut Koentjarainingrat, ada delapan macam pranata sosial, yaitu sebagai berikut Pranata sosial yang bertujuan memenuhi kebutuhan kehidupan...

Artikel Globalisasi Pendidikan

...di Indonesia sebenarnya juga telah ditempuh dengan lahirnya UU No. 22 tahun 1999 tentang Otonomi Daerah, yang menyatakan bahwa wewenang terbesar bidang pendidikan ada di tangan pemerintah daerah, baik yang menyangkut bubget maupun kebijakan yang bersifat strategis di bidang kurikulum. Namun dalam pelaksanaannya, ternyata di beberapa daerah mendapat kendala,...

Sumber Penyimpangan

...Sumber Penyimpangan – berikut ini adalah artikel bentuk penyimpangan, jenis jenis, Latar Belakang, Sumber Penyimpangan dan Teori Penyimpangan menurut para ahli Sumber Penyimpangan Sosial atau Faktor – Faktor Penyebabnya Faktor Dari Dalam Faktor penyimpangan sosial yang berasal dari dalam adalah intelegensi atau tingkat kecerdasan, usia, jenis kelamin dan kedudukan...

Penggunaan Bahasa Di Jejaring Sosial

...Penggunaan Bahasa Di Jejaring Sosial – Berikut ini adalah beberapa contoh artikel Penggunaan Bahasa Di Jejaring Sosial Bahasa merupakan instrumen terpenting dalam kehidupan manusia. Manusia tidak dapat hidup tanpa menggunakan bahasa, baik lisan maupun tulisan. Bahasa adalah simbol-simbol yang digunakan untuk menyatakan gagasan, ide, dan perasaan orang kepada orang...

Elemen elemen dari hukum ketenagakerjaan

...Elemen elemen dari hukum ketenagakerjaan – Dalam hukum perburuhan atau hukum ketenagakerjaan terdapat beberapa Elemen elemen dari hukum ketenagakerjaan yang harus dipahami, seperti tenaga kerja, pekerja/buruh, pemberi kerja, pengusaha, perusahaan dan lain-lain. Istilah dalam pengertian hal tersebut diatas dapat ditemui dalam peraturan perundangan-undangan ketenagakerjaan. Pasal 1 Undang-Undang Nomor 13...