Nilai Ajaran Agama Dan Kepercayaan Dalam Kehidupan Masyarakat


loading...


Artikel Globalisasi dan Modernisasi

...hampr semua aspek kehidupan masyarakat, dengan adanya globalisasi ini masyarakat tidak begitu saja menerimanya dengan baik ada sebagian masyarakat tidak menerima globalisasi tersebutcontohnya masyarakat suku badui dalam. Berikut ini adalah dampak modernisasi dan globalisasi terhadap perubahan sosial dan budaya. Dampak positif: – Perubahan tata nilai dan sikap – Kemajuan...

Hubungan Sosialisasi Dengan Kepribadian

...dalam masyarakat tempat tinggalnya sehingga akan membentuk kepribadiannya. d. Vander Zande Sosialisasi adalah proses interaksi sosial dimana kita mengenal cara-cara berpikir, berperasaan dan berperilaku sehingga dapat berperan serta secara efektif dalam masyarakat e. David A Goslin Sosialisasi adalah proses belajar yang dialami seseorang untuk memperoleh pengetahuan, keterampilan, nilai-nilai dan...

Pengaruh Globalisasi Terhadap Pendidikan

...menunjukkan kalau rakyat mempunyai kedudukan yang sama untuk dan di dalam memperoleh pendidikan yang tepat yang bisa membebaskannya dari kebodohan atau bisa mengantarkannya menjadi manusia-manusia berguna. Kata “setiap” dalam konstitusi tersebut artinya setiap orang, tanpa membedakan gender, strata sosial, etnis, golongan, agama dan status apapun berhak untuk memperoleh perlindungan...

Rangkaian Nama Bayi

...di bulan suci ramadhan yang akan menjadi rahmat dan berguna bagi orang tua, kehidupan sosial, pekerjaan dan agamanya. Ajeng : Putri bangsawan (Jawa Kuno) Pramesti : Permaisuri (Sansekerta) Ramadhani : Bulan Ramadhan Akia Kynatha Nadezda Haryono Akia : Saudara perempuan (Arab) Kynatha : ? Nadezda : ? Haryono :...

Artikel Globalisasi Pendidikan

...tatanan kehidupan baru atau kesatuan ko-eksistensi dengan menyingkirkan batas-batas geografis, ekonomi dan budaya masyarakat. Sedangkan, “Pendidikan” adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan...

Klasifikasi Pranata Sosial

...dalam mengatur kehidupan masyarakat. Pranata agama merupakan pranata sosial tertua. Pranata agama memberikan petunjuk serta kaidah-kaidah bagi umat manusia untuk memenuhi kebutuhan akan rasa aman dan kesejukan rohani pemeluknya. Setiap agamamenginginkan umatnya untuk memperoleh keselamatan dunia dan akhirat Fungsi Pranata Agama Memberikan pedoman hidup bagi manusia dalam berhubungan dengan...

Contoh Hubungan Bahasa Dengan Pengembangan Kepribadian

...mengolahnya kedalam situasi, gaya dan versi baru sehingga memenuhi tuntutan masyarakat modern. Tokoh GatotKaca misalnya dapat dijadikan cerita yang menarik tentang kepahlawanannya dalam peperangan di ruang angkasa lengkap dengan pakaian astronotnya yang dibumbui dengan romantismenya bersama Pergiwa (istrinya) dalam paduan neoklasik disertai sentuhan teknologi modern. Dampaknya, mahasiswa cerdas, berkepribadian,...

Teori Actuating

...bahwa seorang karyawan akan termotivasi untuk mengerjakan sesuatu jika : Merasa yakin akan mampu mengerjakan, Yakin bahwa pekerjaan tersebut memberikan manfaat bagi dirinya, Tidak sedang dibebani oleh problem pribadi atau tugas lain yang lebih penting, atau mendesak, Tugas tersebut merupakan kepercayaan bagi yang bersangkutan dan Hubungan antar teman dalam...

Pengertian Prestasi Diri

...tingkat nasional, namun sampai tingkat internasional berkat ketekunannya. Aspek pendidikan : Misalnya seorang siswa lulus dengan nilai yang memuaskan berkat ketekunan dan belajar yang keras. B. Pentingnya Prestasi Diri Bagi Keunggulan Bangsa Kita harus mampu mempertahankan hidup dalam kehidupan. Kita harus menjadikan hidup lebih bermakna. Untuk itu, setiap manusia...

Definisi Peserta Didik Underachiever Penyebab, ciri ciri

...cinta. Menekankan kerja keras sebagai kunci sukses, dengan usaha individual, motivasi dari dalam diri, komitmen dan kepercayaan diri sebagai resep keberhasilan. Rancang waktu-waktu beraktivitas di sekitar rumah selama 25 – 35 jam per minggu (misalnya membaca, melakukan hobi, olahraga, dan lain-lain) dan mengeksplorasi lingkungan bersama-sama sebagai sumber belajar. Cobalah...